 |
 |
|
|
 |
| PENGADUAN ONLINE |
 |
 |
| Jika ada yang ingin diadukan, isi formulir di bawah ini. Form Aduan |
|
 |
 |
 |
| SEKRETARIAT |
 |
 |
Jl. Pulo Asem IC No. 15
RT/TW 015/001
Kelurahan Jati
Kecamatan Pulogadung
Jakarta Timur 13220
Tel/Fax: 021-4752803
Email: migrantcare@nusa.or.id |
|
 |
 |
 |
|
 |
|
|
 |
 |
|
|
|
Arus migrasi tenaga kerja Indonesia ke luar negeri semakin hari semakin membesar jumlahnya. Hal ini disebabkan karena problem ketenagakerjaan di dalam negeri yang belum terpecahkan. Krisis yang tidak kunjung selesai hingga saat ini juga mendorong percepatan terjadinya migrasi.
Diperkirakan jumlah buruh migran Indonesia yang berada di luar negeri sebesar 4,5 juta orang. Sebagian besar diantara mereka adalah perempuan (sekitar 70 %) dan bekerja di sektor domestik (sebagai PRT) dan manufaktur. Dari sisi usia, sebagian besar mereka berada pada usia produktif (diatas 18 tahun sampai 35 tahun), namun ditengarai banyak juga mereka yang sebenarnya berada pada usia anak-anak. Kenyataan ini terjadi karena mereka banyak yang dipalsukan identitas dokumen perjalanannya. Selebihnya, sekitar 30 % adalah laki-laki, bekerja sebagai buruh perkebunan, konstruksi, transportasi dan jasa. Selengkapnya...
|
|
|
| BERITA MIGRAN |
|
|
Pemerintah Tak Serius Stop Kirim TKI ke Malaysia
Senin, 29 Juni 2009 09:17:00 -- Organisasi Migrant Care menilai pemerintah tidak serius melaksanakan moratorium pengiriman tenaga kerja ke Malaysia. Hingga kini, belum ada peningkatan pengawasan di bandar udara maupun pelabuhan yang menjadi pintu masuk menuju negeri jiran itu.
|
| |
|
| |
TKW Asal Kupang Disiksa Majikan Malaysia
Senin, 29 Juni 2009 00:00:00 -- Perlakuan kejam kem-bali dialami Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indonesia yang bekerja di Malaysia. Kali ini dialami, Modesta Rengga Kaka. Tubuh perempuan asal Kupang, Nusa Tenggara Timur ini babak belur setelah di-pukuli majikan yang telah mempekerjakan-nya sejak November 2007. Bahkan kuping-nya dilaporkan diiris sang majikan asal Ma-laysia tersebut. |
| |
Reformasi Tanpa Proteksi
Senin, 29 Juni 2009 00:00:00 -- KASUS kekerasan yang dialami oleh Siti Hajar dan Modesta Rengga Kaka, pembantu rumah tangga (PRT) Migran Indonesia yang bekerja di Malaysia adalah fenomena gunung es, di mana kasus yang sebenarnya terjadi lebih banyak, tapi tak dilaporkan. |
| |
|
| |
|
|
 |
 |
|
 |