Perhimpunan Indonesia untuk Buruh Migran Berdaulat Indonesian Association for Migrant Workers Sovereignity 
 HOME
PENGADUAN ONLINE
Jika ada yang ingin diadukan, isi formulir di bawah ini. Form Aduan
Merebut Hak Politik Buruh Migran Indonesia
Link Buruh Migran dan Pemilu 2009


Gerakan Rp.1000 untuk TKI
Bersolidaritas untuk TKI yang terlantar di Kolong Jembatan

CARAM Asia
Caram Asia Kuala Lumpur

Migrant Forum in Asia
Migrant Forum in Asia

International Migration Day

INFID Jakarta
International NGO Forum on Indonesian Development

Global Call to Action Against Poverty
Make Poverty History

Human Rights Watch
Defending Human Rights Worldwide

Pusat Sumberdaya Buruh Migran
Migrant Worker Resource Centre
SEKRETARIAT
Jl. Pulo Asem Utara I No. 16 RT/RW.008 /012
Kelurahan Jati
Kecamatan Pulogadung
Jakarta Timur 13220

Tel/Fax: 021-4891386

Email: secretariat@migrantcare.net
Twitter: @migrantcare

Simpang siur, nasib 12.000 TKI di Suriah
Selasa, 19 Juni 2012 19:41:00 Klik: 283 Kirim-kirim Print version
Simpang siur, nasib 12.000 TKI di Suriah

Selasa, 19 Juni 2012 19:41 WIB

Blitar (ANTARA News) - Migrant Care mengatakan nasib sekitar 12.000 orang tenaga kerja asal Indonesia (TKI) di Suriah sampai saat ini belum jelas, sehingga pemerintah harus mencari jalan untuk mengetahui kabar dan memulangkan mereka ke Indonesia.

Jumlah TKI di Suriah cukup banyak, bisa mencapai 12.600 orang. Sampai saat ini, baru 64 yang dipulangkan ke Indonesia, kata Direktur Eksekutif Migrant Care, Anis Hidayah, saat ditemui dalam acara dialog publik tentang peran pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan hak-hak buruh migran dan keluarganya, di Pendopo Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Selasa.

Ia mengatakan, sampai saat ini masih ada 40 TKI yang sudah berhasil ditampung di Kedutaan Besar RI (KBRI) Suriah. Krisis di negara tersebut membuat nasib TKI lainnya menjadi tak tentu.

Pemerintah harus terus melakukan upaya untuk memulangkan TKI dan jangan puas dengan hasil yang sudah diperoleh. Pastikan dulu nasib 12.000 yang masih berada di sana, untuk mengetahui dengan pasti kontrak serta berupaya untuk memulangkan TKI di negara itu, katanya menegaskan.

Pemerintah masih (bersifat) reaktif dan baru bertindak kalau media memberitakan, tapi ketika tidak ada TKI yang bermasalah, tidak ada respon. Kultur seperti itu harusnya tidak ada, ujarnya.
(ANTARA)
Berita Buruh Migran Lainnya
. Presiden Perlu Bahas Perlindungan TKI di Arab Saudi
. Klinik VCT Temukan Puluhan TKI Terkena HIV
. Lagi, TKI Dianiaya di Arab Saudi
. Diduga Organ Tubuh Dijual
. Pemerintah Indonesia dan Malaysia Kecam Keras Iklan Tidak Bertanggungjawab
. Migrant Care Protes Iklan 'TKI On Sale' di Malaysia
. TKI Tanpa Perlindungan
. TKI Sengaja Dibiarkan Jadi Ilegal
. Rp 47 Miliar Dana Pengurusan TKI Tak Terpakai
. Enam Bulan ini, Belasan TKI Tewas di Singapura
KONVENSI INTERNASIONAL
Konvensi Internasional Tentang Perlindungan Hak Semua Buruh Migran dan Anggota Keluarganya












TWITTER @MIGRANTCARE


REGULASI
Draf Pemerintah Dinilai Langkah Mundur
Presiden Teken PP Perlindungan TKI
TKI TAK LAGI WAJIB MASUK TERMINAL TKI
Draf RUU TKI Dikritik
DPR Setengah Hati Ubah Aturan Tenaga Kerja
TRAFIKING
Trafficking Masih Tinggi
Kasus Trafficking di Surabaya Meningkat 50 Persen
Dua Korban Trafficking Dipulangkan ke Kampung Asalnya
BNP2TKI: Penempatan TKI Perorangan ke Brunei Cenderung 'Trafficking'
316 Anak Dijadikan TKI
 POLLING
  



Hasil Polling
Polling Lain

Suara: 8