Perhimpunan Indonesia untuk Buruh Migran Berdaulat Indonesian Association for Migrant Workers Sovereignity
 HOME
PENGADUAN ONLINE
Jika ada yang ingin diadukan, isi formulir di bawah ini. Form Aduan
Merebut Hak Politik Buruh Migran Indonesia
Link Buruh Migran dan Pemilu 2009


Stop Trafiking
Berjuang melawan perdagangan manusia

CARAM Asia
Caram Asia Kuala Lumpur

Migrant Forum in Asia
Migrant Forum in Asia

International Migration Day

INFID Jakarta
International NGO Forum on Indonesian Development

Global Call to Action Against Poverty
Make Poverty History

Human Rights Watch
Defending Human Rights Worldwide

SEKRETARIAT
Jl. Pulo Asem IC No. 15
RT/TW 015/001
Kelurahan Jati
Kecamatan Pulogadung
Jakarta Timur 13220

Tel/Fax: 021-4752803

Email: migrantcare@nusa.or.id

Kisruh Pekerja Proyek Istana Malaysia
Kamis, 01 Juli 2010 10:32:00 Klik: 60 Kirim-kirim Print version
Kisruh Pekerja Proyek Istana Malaysia
Kamis, 01 Juli 2010 | 10:32 WIB

Kuala Lumpur - Nestapa tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia seperti tak pernah habis. Terbaru, ratusan pekerja asal Indonesia dalam proyek Istana Negara yang baru sempat beberapa bulan tak digaji. Saya lima bulan bekerja di proyek itu, kata Raji, 24 tahun, asal Jawa Timur, kepada Tempo kemarin. Semula dia bersama 24 temannya dijanjikan gaji rutin per bulan.

Namun, pada bulan kedua, gaji terlambat sebulan. Setelah dua kali menerima, walau terlambat, upah Raji dan kawan-kawan tidak turun. Selanjutnya sampai tiga bulan tak ada upah. Berkali-kali mereka minta kejelasan, namun nihil. Mestinya, dengan efektif bekerja 23 hari, dia menerima 1.380 ringgit. Sayang, Raji akhirnya hanya menerima sekitar 500 ringgit setelah dipotong utang dan lainnya.

Nasib serupa dialami Suparman, 27 tahun, TKI yang empat bulan bekerja di proyek Istana Negara yang berlokasi di Jalan Duta, Kuala Lumpur itu. Berita tidak digajinya pekerja proyek agaknya membuat tauke gerah dan memberikan upah mereka. Senin lalu, tauke membayar gaji kami, ucap Suparman. Tapi rata-rata dipotong. Meski sang pemborong berjanji akan rutin menggaji, Suparman dan kawan-kawan tetap pindah kerja.

Kanselir Penerangan Sosial dan Budaya Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur, Widyarka Ryananta, sudah mengetahui kisruh tak digajinya ratusan pekerja asal Indonesia itu. Bagian perlindungan WNI langsung mendatangi proyek itu, ujar Widyarka, yang mengakui keterbatasan staf KBRI untuk mengawasi sejuta lebih WNI di Malaysia.

Sementara itu, menurut laporan The Star, Selasa lalu, para kontraktor yang tak membayarkan upah pekerja mereka dalam proyek Istana Negara akan dimasukkan daftar hitam. Demikian pernyataan Menteri Pekerja Malaysia Datuk Shaziman Abu Mansor. Dia telah meminta Dewan Pengembangan Industri Konstruksi Malaysia (CIDB) menyelidiki aneka keluhan itu. Jika benar kontraktor belum menggaji pekerja, kami pastikan mereka dicoret dari partisipasi proyek-proyek mendatang, ucap Shaziman di Kuala Lumpur, Senin lalu.
Sumber: Tempo Interaktif

MASRUR (KUALA LUMPUR)
Berita Buruh Migran Lainnya
. Seakan Bukan Manusia
. SBY Didesak Pasang Badan untuk TKI yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia
. Migrant Care: TKI Bisa Jadi Amunisi Melawan Malaysia
. 24 Tancapan Paku Teman Pulang TKW Asal Sri Lanka
. WNI dan Ancaman Hukuman Mati di Malaysia
. Soal TKI, KBRI Kuala Lumpur Dinilai Tertutup
. Presiden Minta 4 Menteri Kerja Keras
. SBY Didesak Minta Pengampunan 345 TKI yang Divonis Mati di Malaysia
. 2.041 TKI Tersangkut Kasus Pidana di Malaysia
. MoU TKI Tak Terpengaruh Konflik











KONVENSI INTERNASIONAL
Konvensi Internasional Tentang Perlindungan Hak Semua Buruh Migran dan Anggota Keluarganya



Indonesian Domestic Migrant Workers in Al Jazeera

REGULASI
Indonesia-Turki Tandatangani MoU Ketenagakerjaan
Perlindungan PRT Jadi Konvensi
Cirebon Butuh Perda TKI
MoU Tenaga Kerja Akhirnya Tuntas
Perlindungan TKI Butuh Deregulasi
TRAFIKING
Seriuskah Kita Perangi Perdagangan Manusia?
Dua Juta Warga RI Korban Human Trafficking
Deplu AS: 3 Juta WNI Jadi Korban Perbudakan
3 Juta TKI Korban Perdagangan Manusia
Millions of Local Workers Are Trafficking Victims: US Report
 POLLING
  
Ancaman Bagi TKI?
Deportasi
Hukuman Gantung
Masuk Penjara
Dimadu Majikan
Ditipu PJTKI
Meninggal


Hasil Polling
Polling Lain

Suara: 534