Perhimpunan Indonesia untuk Buruh Migran Berdaulat Indonesian Association for Migrant Workers Sovereignity
 HOME
PENGADUAN ONLINE
Jika ada yang ingin diadukan, isi formulir di bawah ini. Form Aduan
Merebut Hak Politik Buruh Migran Indonesia
Link Buruh Migran dan Pemilu 2009


Stop Trafiking
Berjuang melawan perdagangan manusia

CARAM Asia
Caram Asia Kuala Lumpur

Migrant Forum in Asia
Migrant Forum in Asia

International Migration Day

INFID Jakarta
International NGO Forum on Indonesian Development

Global Call to Action Against Poverty
Make Poverty History

Human Rights Watch
Defending Human Rights Worldwide

SEKRETARIAT
Jl. Pulo Asem IC No. 15
RT/TW 015/001
Kelurahan Jati
Kecamatan Pulogadung
Jakarta Timur 13220

Tel/Fax: 021-4752803

Email: migrantcare@nusa.or.id

Ahli Forensik RSCM Pastikan TKW Asal Indramayu Tewas Dianiaya
Jumat, 23 Juli 2010 07:18:00 Klik: 73 Kirim-kirim Print version
Jumat, 23/07/2010 07:18 WIB

Ahli Forensik RSCM Pastikan TKW Asal Indramayu Tewas Dianiaya


Jakarta - Ahli forensik RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Dr Mun'im Idris memastikan kematian Sariah (37) karena penganiayaan. TKW asal Indramayu itu meninggal karena pukulan benda tumpul di kepala bagian belakang.

Ya benar ada kekerasan. Bekasnya ada di kepala, di batang otak, kata Dr Mun'im Idris saat dihubungi detikcom, Kamis (22/7/2010).

Mun'im diminta keluarga Sariah untuk mengotopsi jenazah yang ditulis dalam dokumen resmi Kementrian Luar Negeri (Kemlu) meninggal karena hal yang wajar. Tetapi keluarga mencurigai kematian Sariah karena beberapa hari sebelum tewas, Sariah mengabari kerabat di Indramayu bahwa dirinya tengah ada masalah yakni majikan galak.

Ia mengaku sempat dipukul, disekap dan dirawat 8 hari di rumah sakit setempat pada kondisi kritis.

Kalau lihat dari hasil otopsi, ini bukan penyakit normal. Ada juga bekas cekikan di leher, imbuh Mun'im.

Sariah diketahui tewas di Kuwait tanggal 7 Juli lampau. Jenazahnya sampai di Jakarta 2 pekan kemudian. Sesampainya di jakarta, keluarga mengotopsi jenazah Sariah. Kemudian langsung dikuburkan di desanya, desa Tersana, RT 8/2, Sukagumiwang, Indramayu.

Sariah berangkat ke Kuwait sejak 2008. Kepergiaanya merupakan kali kelima berangkat sebagai TKW. Ia sempat bekerja di Arab Saudi dan Yordania. Perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga itu meninggalkan satu suami dan seorang anak. (Ari/mok)

Ari Saputra - detikNews
Sumber:detikNews
Berita Buruh Migran Lainnya
. Seakan Bukan Manusia
. SBY Didesak Pasang Badan untuk TKI yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia
. Migrant Care: TKI Bisa Jadi Amunisi Melawan Malaysia
. 24 Tancapan Paku Teman Pulang TKW Asal Sri Lanka
. WNI dan Ancaman Hukuman Mati di Malaysia
. Soal TKI, KBRI Kuala Lumpur Dinilai Tertutup
. Presiden Minta 4 Menteri Kerja Keras
. SBY Didesak Minta Pengampunan 345 TKI yang Divonis Mati di Malaysia
. 2.041 TKI Tersangkut Kasus Pidana di Malaysia
. MoU TKI Tak Terpengaruh Konflik











KONVENSI INTERNASIONAL
Konvensi Internasional Tentang Perlindungan Hak Semua Buruh Migran dan Anggota Keluarganya



Indonesian Domestic Migrant Workers in Al Jazeera

REGULASI
Indonesia-Turki Tandatangani MoU Ketenagakerjaan
Perlindungan PRT Jadi Konvensi
Cirebon Butuh Perda TKI
MoU Tenaga Kerja Akhirnya Tuntas
Perlindungan TKI Butuh Deregulasi
TRAFIKING
Seriuskah Kita Perangi Perdagangan Manusia?
Dua Juta Warga RI Korban Human Trafficking
Deplu AS: 3 Juta WNI Jadi Korban Perbudakan
3 Juta TKI Korban Perdagangan Manusia
Millions of Local Workers Are Trafficking Victims: US Report
 POLLING
  
Ancaman Bagi TKI?
Deportasi
Hukuman Gantung
Masuk Penjara
Dimadu Majikan
Ditipu PJTKI
Meninggal


Hasil Polling
Polling Lain

Suara: 534